
Rasa buah asal Amerika Selatan ini memang sangat menggoda. Sayang , bijinya seringkali mengganggu. Meski demikian, jambu biji mengandung banyak zat bermanfaat.
Secara klinis, sudah terbukti bahwa buah berjulukan latin psidium guajava ini banyak mengandung vitamin A, C, Mineral dan zat-zat lain yang diharapkan tubuh.
Secara kimia terbukti bahwa buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tannin. Daun jambu biji juga mengandung aneka macam asam, menyerupai asam ursolat, psidiolat,kratogolat, oleonolat, guajaverin.
JAMBU MERAH dan DEMAM BERDARAH
Tak hanya buah, daun jambu biji juga sering dimanfaatkan sebagai tanaman obat . Kini, tengah dikembangkan jus daun jambu sebagai pencegah demam berdarah. Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan FK-UI, Fakultas Farmasi UNAIR Surabaya, dan BPOM, dilaporkan bahwa ekstrak daun jambu biji bisa menghambat virus Dengue, penyebab DBD.
Meski gres bersifat pengujian pre-klinik, materi itu juga bisa meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu millimeter per kubik tanpa efek samping.
Hal ini tentu kabar baik bagi pengobatan DBD, mengingat hingga ketika ini memang belum ditemukan obat spesifik demam berdarah (DBD). Selama ini tumpuan pengobatan terhadap penyakit ini hanya bersifat pendukung. Oleh lantaran itu diharapkan ekstrak daun jambu biji ini sanggup dijadikan obat antivirus Dengue.
Hasil pengujian ini akan dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk uji klinik lebih lanjut. Bila alhasil positif, ada kemungkinan ekstrak daun jambu ini akan menjadi pelengkap dalam mengobati DBD.
JAMBU BIJI untuk DBD
Ramuan-1
Cuci higienis 3 jambu biji matang dan mengkal. Kemudian, jambu yang sudah matang di blender hingga halus, kemudian disaring sehingga diperoleh jus jambu biji.
Jus jambu ini diminum 3 x sehari hingga DBD sembuh. Untuk buah yang mengkal, sanggup eksklusif dimakan bersama kulitnya. Biji buah jangan ikut dimakan (dapat menyebabkan usu buntu)
Ramuan-2
Cuci dan bersihkan 1 kg daun jambu biji segar, kemudian potong kecil-kecil (dirajang). Blender potongan daun tersebut dengan air secukupnya hingga halus, sarin dan endapkan sehingga ekstrak daun terpisah dengan air. Oven ekstrak daun tersebut biar tahan lama.
Cara pemakaian :
1. Masukkan ekstrak kedalam kapsul, kemudian minum 2x sehari, setiap pagi dan sore.
2. Minum ekstrak daun bersama sirup jambu biji dengan dosis 1 sendok teh untuk ½ liter sirup yang diencerkan. Minum secara teratur hingga sembuh.
tyashardjanti.multiply.com
#
5.7.18
Jambu Biji & Jambu Merah Untuk Demam Berdarah
Jambu biji juga kaya akan fiber yang diketahui membantu mencegah kanker susukan cerna dan menurunkan kolesterol. Kandungan vitamin C dalam buah ini lima kali lebih banyak disbanding jeruk. Vitamin ini terkonsentrasi [pada kulit dan daging kepingan luar yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C dalam jambu biji sanggup memenuhi kebutuhan harian anak berusia 13 – 20 tahun yang mencapai 80 – 100 mg per hari serta orang cukup umur yang mencapai 70 – 75 mg per hari.
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Sembelit Siapkan biji cermai sebanyak 3/4 sendok teh, dicuci kemudian digiling hingga halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Sewaktu mas...
-
Dikala cuaca di Indonesia yang tidak menentu ini, badan kita simpel sekali terkena penyakit, terutama masuk angin yang dapat disebabkan ole...
-
Jeruk Nipis ternyata tidak hanya di gunakan untuk mengatasi kolesterol , batuk dan radang tenggorokan saja, tapi dapat digunakan untuk men...
-
Apabila bayi dan anak anda menderita flu dan pilek, obati saja dengan kemukus dan kencur. Mungkin sebagian orang merasa gila dengan tanaman...
-
3 Resep Sehat dengan Mengkudu Resep Pertama Buah mengkudu muda dibentuk jus. Untuk penambah rasa, sanggup dibubuhi sedikit madu. Ramuan ini ...
-
Asam jawa atau dalam istilah latinnya Tamarindus Indica banyak digunakan dalam masakan, minuman dan juga obat-obatan alami. Yang dimanfaatka...
Cloud Label
Buah Berkhasiat Obat
(1)
Khasiat Air Kelapa untuk Wanita
(1)
air kelapa
(1)
khasiat daun kemangi
(1)
khasiat jeruk nipis
(10)
0 komentar
Posting Komentar