
Kali ini saya kembali menampilkan artikel manfaat-manfaat flora yang banyak tumbuh disekitar kita. Tanaman kali ini yaitu Lidah buaya. Ya, siapa sih orang Indonesia yang tak pernah melihat tumbuhan unik yang satu ini. Orang jawa menyebutnya ilat baya, di Tanah Sunda ia dikenal dengan nama letah buaya, serta orang melayu menyebutnya dengan nama pengecap buaya. Jika kita mencoba memakannya langsung, maka pengecap kita akan mencicipi pahit yang berpengaruh namun ada sensasi hirau taacuh disana.
Biasanya, tumbuhan ini juga ditanam dipekarangan rumah sebagai tumbuhan hias. Wajar saja, selain alasannya yaitu bentuknya yang unik, cara pemeliharaannya pun sangat mudah. Cukup disiram air secukupnya, dijaga kelembapan tanahnya dan dipupuk dengan pupuk organik.
Efek farmakologis pengecap buaya diantaranya yaitu pencahar, memperbaiki pangkreas, anti-inflamasi, dan parasiticide. Lidah buaya juga berguna untuk mengobati sembelit, pusing, sakit kepala, batuk rejan, kurang gizi, kejang pada anak, kencing manis, wasir, muntah darah, menyuburkan rambut dan meluruhkan haid. Akar, daun dan bunga Lidah buaya ini sanggup mengobati penyakit-penyakit berikut. (Wanita hamil atau sedang haid , penderita gangguan system pencernaan dan diare, serta penderita gangguan ginjal tidak boleh minum ramuan ini).
1. Sembelit
Cuci higienis setengah lembar lidah buaya, buang durinya, kemudian bab dagingnya dicincang. Tambahkan setengah gelas air panas dan satu sendok makan madu, aduk kemudian saring. Makan adonan tersebut dua kali sehari dengan takaran yang sama ketika masih hangat.
2. Luka dalam dan luka lebam
Rebus 10-15 g bunga pengecap buaya kering dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 ½ gelas. Saring air rebusannya, kemudian minum tiga kali sehari masing-masing 1 ½ gelas.
3. Batuk Rejan
Rebus 15-18 cm daun pengecap buaya yang telah dibuang kulit dan durinya dan gula, kemudian minum air rebusannya.
4. Luka bakar
Cuci higienis daun pengecap buaya, buang pangkal daunnya. Lalu buka kulit daunnya. Oleskan bab daun yang berlendir pada luka hingga lendirnya menutupi seluruh bab luka. Ulangi pengolesan setiap lendir terlihat mongering atau ½ jam sekali. Lakukan pengobatan kontinyu hingga peradangan alasannya yaitu panas pada kulit menghilang. Pengobatan dengan lender pengecap buaya ini lebih efektif daripada obat buatan.
5. Kencing Manis
Cuci higienis 1 lembar lidah buaya dan buang durinya. Iris-iris bab daging daun, kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 ½ gelas. Minum air rebusan tiga kali masing-masing ½ gelas.
6. Wasir
Cuci higienis ½ lembar pengecap buaya yang sudah dibuang durinya, kemudian parut. Tambahkan ½ gelas air matang dan 2 sendok makan madu, aduk, saring airnya, kemudian minum 3 kali sehari
Mudah-mudahan artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat Mencoba
sumber : sehelaidaun.co.cc
#
7.7.18
Manfaat Pengecap Buaya
Share this
Related Articles :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Sembelit Siapkan biji cermai sebanyak 3/4 sendok teh, dicuci kemudian digiling hingga halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Sewaktu mas...
-
Dikala cuaca di Indonesia yang tidak menentu ini, badan kita simpel sekali terkena penyakit, terutama masuk angin yang dapat disebabkan ole...
-
Jeruk Nipis ternyata tidak hanya di gunakan untuk mengatasi kolesterol , batuk dan radang tenggorokan saja, tapi dapat digunakan untuk men...
-
Apabila bayi dan anak anda menderita flu dan pilek, obati saja dengan kemukus dan kencur. Mungkin sebagian orang merasa gila dengan tanaman...
-
3 Resep Sehat dengan Mengkudu Resep Pertama Buah mengkudu muda dibentuk jus. Untuk penambah rasa, sanggup dibubuhi sedikit madu. Ramuan ini ...
-
Asam jawa atau dalam istilah latinnya Tamarindus Indica banyak digunakan dalam masakan, minuman dan juga obat-obatan alami. Yang dimanfaatka...
Cloud Label
Buah Berkhasiat Obat
(1)
Khasiat Air Kelapa untuk Wanita
(1)
air kelapa
(1)
khasiat daun kemangi
(1)
khasiat jeruk nipis
(10)
0 komentar
Posting Komentar