21.11.08

SIRIH MERAH


SIRIH MERAH MEMBASMI PENYAKIT MEMBAWA BAHAGIA

Sirih merah (Piper crocatum) yang dulu hanya digunakan sebagai tanaman hias kini telah menambah koleksi tanaman obat tradisional Nusantara. Daunnya yang berwarna hijau dihiasi perak mengkilap, membuat tanaman sirih merah sangat tepat untuk dijadikan tanaman hias. Bentuk daun sirh merah seperti jantung hati, bertangkai dengan bagian atas meruncing, permukaannya mengkilap dan tidak merata. Rasa daunnya sangat pahit, beraroma wangi dan bila disobek akan berlendir.

Sirih merah tumbuh merambat dipagar atau pohon, bahkan akar yang berada pada batang juga mampu menempel pada tembok. Bentuk batangnya bulat beruas-ruas berwarna hijau keungu-unguan. Semakin besar tanaman sirih merah jarak ruas semakin panjang, tanaman ini tidak berbunga. Panjang tanaman sirh merah bisa mencapai puluhan meter.

Senyawa fitokimia yang terkandung dalam daun sirih merah yakni alkaloid, saponin, tannin dan flavonoid. Menurut Ivorra, M.D dalam buku “A Review of natural Product and Plant as Potential Antidiabetic,” senyawa aktif alkaloid dan flavonoid memiliki aktivitas hipoglikemik atau penurunkan kadar glukosa darah. Hara (1993) menyatakan senyawa tannin dan saponin dapat digunkan sebagai antimikroba (bakteri dan virus).

Tempat tumbuh

Tanaman sirih merah menyukai tempat tumbuh yang teduh, sejuk dengan penyinaran matahari 60-75 persen. Bila ditanam pada tempat yang panas batang dan daunnya akan cepat mengering dan mati, begitu pula bila terlalu banyak air akar akan busuk dan akhirnya tanaman mati. Ditempat yang terlalu teduh tanaman sirih merah tidak akan tumbuh dengan baik karena kekurangan cahaya matahari.

Pemupukan

Dengan pemupukan yang tepat, tanaman sirih merak dapat tumbuh subur dengan daun yang lebar dan tebal serta mengkilap. Bila daunnya dibalik akan tampak berawarna merah maron. Untuk digunakan sebagai jamu tradisional sebaiknya sirih merah cukup dipupuk dengan pupuk organik seperti pupuk dari kotoran sapi atau kambing. Bisa pula ditambah dengan pupuk organik cair (POC) yang diberikan 2 minggu sekali.

Manfaat Sirih Merah

Sirih merah bermanfaat sebagai antiseptik dan antimikroba, selain itu sirih merah juga dapat membantu mengobati kanker, asam urat, diabetes, darah tinggi, pegel linu, kelelahan dan hepatitis. Untuk dapat dijadikan bahan jamu pilihlah sirih merah yang berdaun tebal, mengkilap, lebar dan kaku dengan warna merah maron yang kuat pada bagian bawah daun. Khasiat sirih merah terletak pada senyawa kimia yang terkandung dalam warna merahnya, sehingga semakin jelas warna merahnya semakin bagus untuk dijadikan bahan jamu. Untuk menjaga kesehatan dapat direbus 2 daun sirih merah dengan 2 gelas air, sisakan satu gelas dan minum satu hari sekali sebelum tidur, dijamin pagi hari bangun tidur badan akan terasa segar.

Cara perkembangbiakan sirih merah dapat dilakukan dengan cangkok, stek dan merundukkan. Dari ketiga cara tersebut stek paling banyak digunakan, karena cara ini selain praktis juga lebih cepat untuk mendapatkan anakan dalam jumlah banyak.

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda